Tolong Menolong dalam Kebajikan dan Takwa

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَتَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS. al-Maidah: 2).

tolong-menolongMengomentari ayat di atas, Imam Ibnul Qayyim berkata, “Ayat al-Quran ini mengandung semua mashlahat untuk hamba, baik maslahat di kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat. Ayat ini juga mengandung aturan berinteraksi antara sesama manusia (horisontal) dan hubungan antara hamba dengan Tuhan mereka (vertikal). Sebab setiap hamba tidak akan pernah terpisah dari kedua interaksi ini. Hal itu merupakan dua buah kewajiban bagi mereka: kewajiban antara manusia dengan Allah Swt. dan kewajiban antara sesama makhluk.

Continue reading

Advertisements

Pengaruh Takwa Terhadap Kehidupan Seorang Muslim

Khutbah Pertama

      Sebagai pembuka, khatib mengajak kepada segenap kaum Muslimin untuk senantiasa memperkuat dan meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,  karena hanya dengan ketakwaan kepada Allah seseorang dapat menghimpun segala kebaikan, takwa juga  merupakan sifat dan karakter yang paling banyak disebutkan dalam Al-Qur’an. Dengan berbekal takwa seseorang memperoleh kebahagiaan, kebaikan dan keselamatan di  dunia maupun akhirat, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah. Sebaliknya, ketakwaan juga merupakan benteng dan pelindung serta baju besi kokoh yang dapat menghalau segala bentuk keburukan, di dunia maupun akhirat, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah. Continue reading