Muhammad Diutus Untuk Menyempurnakan Akhlak Mulia

MaulidurRasulOleh: Isa Ansori
Pada bulan Rabiul Awal lebih dari 14 Abad yang lalu, Allah telah menurunkan seorang hamba IstimewaNya ke dunia. Dia adalah Muhammad Rasulullah SAW. yang mengemban misi penting untuk membentuk akhlak umat manusia mulya dan sempurna sebagaimana yang Allah kehendaki.Allah SWT. memiliki maksud tertentu menciptakan umat manusia, yaitu sebagai khalifah (penguasa, pengatur) bumi dalam rangka ikhlas beribadah kepadaNya. Manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan memiliki hawa nafsu. Hawa nafsu inilah yang mendorong manusia untuk selalu dinamis berubah ke segala arah. Dengan hawa nafsu manusia dapat memrubah dunia ke zaman modern seperti saat ini dan akan terus berkembang ke masa yang lebih modern di masa yang akan datang. Dan hawa nafsu pula jika tanpa dikendalikan sebagai pendorong kuat untuk memunculkan perbuatan-perbuatan tercela dan kerusakan-kerusakan di muka bumi. Inilah hawa nafsu manusia yang diucapkan oleh Nabi Yusuf dalam firman Allah:وَمَا أُبَرِّىءُ نَفْسِي إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌ بِالسُّوءِ إِلاَّ مَا رَحِمَ رَبِّي إِنَّ رَبِّي غَفُورٌ رَّحِيمٌ“Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Yusuf: 53)

 

Continue reading

UPAYA NABI SAW DALAM MENJAGA KEMURNIAN TAUHID DAN MENUTUP SEGALA JALAN MENUJU SYIRIK

Muhammad RasulullahDalam pembahasan ini, insyaAllah kita akan membahas tentang daya upaya yang dilakukan oleh Rasulullah saw dalam menjaga kemurnian tauhid umatnya, serta  menjauhkan mereka dari kesyirikan dan jalan-jalan menuju kesyirikan tersebut.

Apabila kita memperhatikan perjalanan beliau dan juga apa yang disebutkan dalam kitab tauhid, maka kita akan mendapatkan bahwa nabi saw mencegah umatnya baik dari keyakinan, ucapan maupun perbuatan yang batil (salah). Rasulullah saw mencegah dan membentengi umatnya agar tidak  melakukan perbuatan syirik dengan sabdanya ”Allah sangat murka terhadap suatau kaum yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid, dan beliau juga mencegah umatnya dari ucapan yang berlebih-lebihan dan tercela yang mengarah kepada kesyirikan dengan sabdanyaJanganlah kalian berlebih-lebihan memujiku seebagaimana orang-orang Nashrani berlebih-lebihan memuji putera maryam. Aku ini tiada lain adalah hamba, maka katakanlah hamba Allah dan Rasul-Nya[1], sehingga penjagaan beliau terhadap kemurnian tauhid ini sangat menyeluruh sekali baik penjagaan beliau dari keyakinan, ucapan dan juga perbuatan yang menodai kemurnian tauhid itu sendiri.

Continue reading

Sehari di Kediaman Rasulullah

Oleh : Abdul Malik bin Muhammad bin Abdur Rahman Al-Qasim

Mukaddimah
Kunjungan Istimewa
Perjalanan Yang Menyenangkan
Sifat-Sifat Rasulullah
Tutur kata Rasulullah
Kediaman Rasulullah
Karib Kerabat Rasulullah
Aktiftas Rasulullah di Dalam Rumah
Akhlak dan Budi Pekerti Rasulullah
Putra-Putri Rasulullah
Keharmonisan Rumah Tangga Rasulullah
Rasulullah dan Syariat Poligami
Canda Rasulullah
Tidur Rasulullah
Shalat Malam Rasulullah
Ketika Fajar Menyingsing
Shalat Duha Rasulullah
Shalat Sunnah Rasulullah di Rumah
Tangis Rasulullah
Tawadhu’ Rasulullah
Pelayan Rasulullah
Bingkisan dan Tamu Rasulullah
Kasih Sayang Rasulullah Kepada Anak-Anak.
Kehalusan, Kelemahlembutan dan Kesabaran Rasulullah
Makanan Rasulullah
Membela Kehormatan Orang Lain
Dzikir Rasulullah
Rasulullah Dengan Para Tetangga
Persahabatan Yang Tulus
Menunaikan Hak
Keberanian dan Ketabahan Rasulullah
Doa-Doa Rasulullah
Di Penghujung Kunjungan
Perpisahan.

 

Mukaddimah
Segala puji hanyalah bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala semata, Yang telah mengutus Rasul-Nya dengan membawa hidayah dan dien yang hak. Shalawat dan salam semo-ga tercurah atas pemimpin para rasul, yang diutus sebagai rahmat sekalian alam. Wa ba’du,
Continue reading