UPAYA NABI SAW DALAM MENJAGA KEMURNIAN TAUHID DAN MENUTUP SEGALA JALAN MENUJU SYIRIK

Muhammad RasulullahDalam pembahasan ini, insyaAllah kita akan membahas tentang daya upaya yang dilakukan oleh Rasulullah saw dalam menjaga kemurnian tauhid umatnya, serta  menjauhkan mereka dari kesyirikan dan jalan-jalan menuju kesyirikan tersebut.

Apabila kita memperhatikan perjalanan beliau dan juga apa yang disebutkan dalam kitab tauhid, maka kita akan mendapatkan bahwa nabi saw mencegah umatnya baik dari keyakinan, ucapan maupun perbuatan yang batil (salah). Rasulullah saw mencegah dan membentengi umatnya agar tidak  melakukan perbuatan syirik dengan sabdanya ”Allah sangat murka terhadap suatau kaum yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid, dan beliau juga mencegah umatnya dari ucapan yang berlebih-lebihan dan tercela yang mengarah kepada kesyirikan dengan sabdanyaJanganlah kalian berlebih-lebihan memujiku seebagaimana orang-orang Nashrani berlebih-lebihan memuji putera maryam. Aku ini tiada lain adalah hamba, maka katakanlah hamba Allah dan Rasul-Nya[1], sehingga penjagaan beliau terhadap kemurnian tauhid ini sangat menyeluruh sekali baik penjagaan beliau dari keyakinan, ucapan dan juga perbuatan yang menodai kemurnian tauhid itu sendiri.

Continue reading