AKIBAT DARI MEREMEHKAN MAKSIAT YANG DI BUAT

takutlah akibat maksiatBulan Rajab adalah bulan yang penuh dengan makna, dimana di dalamnya turun wahyu kewajiban melaksanakan shalat lima waktu. Pada bulan ini juga , kaum Muslimin biasanya mulai menyiapkan penyambutan terhadap datang nya bulan Ramadhan dengan lebih meningkat kan intensitas ibadahnya. Akan tetapi, yang terjadi pada beberapa hari yang terakhir ini sungguh diluar perkiraan kita. Mulai dari nasib saudara-saudara kita yang di Palestina , sampai pada kerusakan moral yang semakin meracuni kehidupan bangsa ini.

Semua bencana dan musibah itu sejatinya merupakan ujian dari Allah, untuk menyadarkan kita semua. Allah menimpakan semua itu agar kita kembali mengingat dan berdzikir kepada-Nya, kemudian kita bersatu dalam wadah ukhuwah Islam. Kaum muslim yang dulunya memegang peranan sangat besar dalam peradaban dunia, kini seakan menjadi bulan-bulanan para musuh Islam. Mereka dengan mudah menyebarkan propaganda atas nama Islam dana merusak moral serta budaya kita.

Kenapa semua itu bisa terjadi ? itu semua terjadi karena telah terjadi pergeseran nilai yang sangat tajam dalam kaum Muslim sekarang. Dulu kaum muslimin menjadi orang-orang yang mulia, mempunyai izah dan harga diri,penuh karamah dan siyadah, dikarenakan dinaungi oleh garis-garis besar haluan Al-Qur’an dan Sunnah. Kehidupan para pemimpinnya tunduk dan hormat kepada keputusan ulama,ulamanya patut menjadi panutan ,rakyatpun bahagia ,sentosa dan sejahtera,damai tentram lahir dan bathin. Mendapatkan segala hak nya sebagai rakyat,mulia dari hak pelayanan ,hak mendapatkan pendidikan ,rasa aman ,keadilan ,dan mengungkapkan pendapat dan nasehat kepada sang pemimpin.

Semua itu mengingatkan abad-abad dimana orang ahlu dzimmah (selain Islam yang hidup di negeri Islam)tunduk dan hormat kepada setiap muslim,tunduk dan taat kapada hukum dan tatanan muamalat Islam. Tak seorangpun dari mereka yang berani mengangkat bahu dan wajah nya . Mereka wajib membayar jizyah, dengan jaminan penuh berupa rasa aman , bebas menjalankan peribadatan mereka.

Akan tetapi ya ma’asyiral muslimin , semua itu tinggal hanya kenangan, disana sini umat Islam dibantai, disiksa, di usir dibikin lapar setengah mati,semuapun diam tanpa basa-basi, kalo dahulu kita dapat melarang ahlu dzimmah dari berlatih kuda , maka pada hari ini, abad ini, mereka telah menaiki kepala-kepala kita, yang dahulu mereka dapat hidup nyaman dinegri kita, sekarang merekalah yang nencabik-cabik tubuh kita dipelbagai belahan dunia,ditetangga kita , didekat kita,bahkan mungkin didepan mata kita dan kitapun hanya bisa diam!

Berapa banyak orang yang berani berpura-pura masuk Islam, kemudian menikahi anak kita,akhwat kita, kemudian ternyata bulan madupun menjadi bulan racun yang mematikan!!

Kurang puas dari kita semua…dipaksalah anak kita,akhwat kita untuk murtad dari agamanya, dipaksalah untuk menjadi seorang pelacur murahan, menjual murah harga diri dan kehormatannya!

Segalanya terjadi tidak lain karena kita telah menjual jauh ajaran Islam. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan Ku maka baginya kehidupan yang sempit.” (QS. Thaha:124)

Semuanya terjadi karena kita selalu berbuat maksiat ,jauh dari tunduk dan taat kepada Allah. Karena harus kita akui bahwa Allah tiada akan menimpakan musibah kecuali karena adanya maksiat. Dan tak akan mencabutnya kembali kecuali dengan adanya taubat dan istighfar. Kalau bukan karena maksiat kenapa Iblis dilaknat oleh Allah?! Dijauhkan dari Rahmat Nya,diusir dari Surga dan alam malakutNya,dijadikan lemah dan hina.

Allah berfirman: “Keluarlah dari Surga, karena sesungguhnya kutukan itu tetapmenimpamu sampai hari kiamat” (Al-Hihr:34-35)

Kalau bukan karena maksiat apa sebabnya Allah menumpahkan air dari langit ,memuntahkannya kebumi. Hingga mereka umat Nabi Nuh yang kafir dan durhaka itu tenggelam dan binasa. Mati terkubur didalam lumpur.

Dan Nuh berkata: “Naiklah kamu sekalian kedalamnya dengan menyebut nama Allah diwaktu berlayar dan berlabuhnya . Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang . “(QS. Hud: 41)

Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung,dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada ditempat yang terpencil. “ Hai anakku naiklah ke kapal bersama kami dan janganlah kamu berada bersama mereka orang-orang kafir. Anaknya menjawab “ Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah! Nuh berkata “ Tidak ada yang melindungi hari ini dari adzab Allah selain Allah saja yang Maha Penyayang”. Dan gelomabang menjadi penghalang antara keduanya: maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yan ditenggelamkan.”(Hud: 41-43).

Kalau bukan karena maksiat lantas apa yang menyebabkan Allah menghancurkan kaum Nabi Hud Alaihissalam ditumpas habis tiada tersisa.

“Maka mereka mendustakan (Hud) lalu kami binasakan mereka karena sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda Allah tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.”(Asy-Syu’ara’:139).

Kaumnya Nabi Luthpun hancur berkeping-keping karena maksiat pula tujuh kota hancur berantakan , mereka di angkat setinggi-tinggi nya ke atas langit dengan cepat lantas di benturkan kebumi sedang yang tadinya berada diatas berubah menjadi kebawah lantas dihujani batu sijjil.

“Maka tatkala datang adzab Kami, Kami jadikan negri kaum Luth itu yang diatas kebawah (Kami balikan)dan kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar bertubi-tubi yang diberi tanda oleh Tuhan mu dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang dzalim.”(Hud: 82-83)

Negeri Fir’aun dilanda taufan kencang, hama belalang,tersebarnya kutu,merajalelanya kodok dan menyebarkan darahkarena maksiat juga.

“ Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan , belalang , kutu,katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.” Kemudian karena mereka tidak mereka tidak berubah sikapnya dalam berbuat maksiat kepada Allah, maka lanjutnya: Kemudian kami menghukum mereka maka kami tenggelam-kan mereka dilaut disebabkan mendustakan ayat-ayat kamidan mereka adalah orang-orang yang melalaikannya.(Al-A’raf: 133 dan 136).

Bangsa Yahudi bertubi-tubi mendapatkan laknat dan adzab dari Allah, kadang mereka merasa puas setelah menyakiti Nabinya, bahkan mereka telah membunuh beberap nabi,maka pantas sekali kalau Allah merubah mereka menjadi binatang yang paling keji didunia ,mereka dirubah menjadi babi dan kera ,karena tabiat mereka memang seperti babi dan kera, menjadikan tak tahu balas budi dan rakus, maka Allah mendatangkan kepada mereka bala tentara yang tidak mengasihi mereka ,menghancurkan segala yang ada ,mereka akan selalu terusir dan selamanya mereka tidak akan pernah tentram. Bahkan sampai akhir zamanpun selama mereka tidak berubah sikap dan bertaubat ,maka murka Allah itu akan selalu berulang atas mereka.

Oleh Karena itu ma’asyiral musliamin ,segala musibah yang menimpa selama ini tidak lain karena ulah tangan manusia itu sendiri. Allah berfirman :

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia , supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari(akibat)perbuatan mereka agar mereka kembali (kejalan yang benar).” (Ar-Rum: 41)

Karena ketidak adilan ,karena korupsi , suap menyuap ,narkoba yang selalu erat dengan perzinahan ,pelacuran dan pencurian ,karena riba, salah memilih pendidikan ,karena ambisi,hasad , iri dan dengki,buruk sangka ,serta bentuk kemaksiatan yang lainnya. Oleh karena itu ketetapan Allah (sunatullah) pasti berlaku sepanjang zaman.

Sunatullah yang pertama : “Barangsiapa berpegang Teguh kepada Al-Qur’an,karena dan As-Sunnah dengan kaffah ,ridha , ikhlas dan tulus dalam meniti jalannya para salafus shalih, membekali dirinya dengan ilmu yang benar , niat yang kuat dan amal yang tepat , maka dialah yang akan menuai segala kebaikan , kemuliaan ,kejayaan dan kemenangan .”

Sedang sunatullah yang kedua adalah: “ Barangsiapa yang meninggalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, mengikuti trend orang-orang kafir , meninggalkan ilmu dan amal ,pastilah menuai kehancuran,kekacauan ,kenistaan dan kebinasaan,dimanapun dia berada. Oleh karena itu tiada jalan yang pas kecuali ajakan ,seruan untuk kembali ke jalan Allah dan Rasulnya,ajaran Allah dan Rasulnya,bimbingan Allah dan Rasulnya . Agar kita bahagia sentosa dan menjadi ummat yang Berjaya!!!

Aamiiin

 

Sumber: http://boyothc.blogspot.ae/2011/01/akibat-dari-meremehkan-maksiat-yang-di.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s