Mengatasi Kejenuhan Beribadah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Saya sekeluarga tergolong rajin beribadah, yang ditandai dengan menjalankan shalat berjamaah di masjid lima kali sehari. Rutinitas ini sudah saya jalani lebih dari sepuluh tahun.

Sejak setahun terakhir ini, saya merasakan suasana hati yang berbeda. Jika sebelumnya saya rajin menjalankan ibadah dengan perasaan suka cita, kini mulai saya merasakan kejenuhan yang semakin hari semakin memberatkan langkah kaki saya.

Saya mohon saran dan nasehat Ustadz untuk mengatasi kejenuhan tersebut. Terimakasih dan Jazakumullah khairan katsira.
U- Bekasi

Jawaban
Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakaatuh
Masalah kejenuhan beribadah sebagaimana yang Bapak sampaikan tersebut bisa disebut ringan-ringan berat. Ringan, jika kejenuhan itu timbul karena rutinitas semata. Adalah wajar jika manusia menjalani rutinitas bertahun-tahun tanpa variasi akan mengalami kejenuhan. Ibarat mesin yang terlalu panas, karena terus menerus dipakai, lalu mengalami kemacetan fungsi. Insya Allah, setelah beberapa lama didinginkan, mesin itu akan kembali berfungsi seperti semula.

Masalah kejenuhan beribadah ini menjadi berat, jika rutinitas ibadah yang dilakukan itu tidak membuahkan hasil dan manfaat apapun. Ibadahnya baik, tapi belum berdampak kebaikan dalam hidupnya. Dalam keadaan seperti ini wajar jika muncul ketidakpuasan, kebosanan, bahkan kekecewaan.

Seorang yang bekerja tentu mengharapkan upah, gaji, atau laba. Orang yang belajar mengharapkan tambahan ilmu. Orang yang berlatih berharap tambah terampil. Orang yang berolahraga ingin sehat dan kuat. Demikian pula orang yang beribadah tentu mengharapkan manfaat, di antara manfaat yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah dicukupi rezekinya, dimudahkan atas berbagai kesulitan hidupnya, jiwanya menjadi tenteram, keselamatannya terjaga, dan memperoleh berkah. Di atas semuanya, insya-Allah dengan ibadah itu diganjar dengan surga di hari akherat.

Jika kejenuhan beribadah itu hanya karena rutinitas, maka perbanyaklah variasi dengan mengunjungi masjid-masjid yang lain. Adakan safar, sehingga sesekali Bapak bisa menjama’ dan menqashar shalat. Lakukan shalat berjamaah di tempat yang berbeda, dengan suasana dan lingkungan yang berbeda, dengan imam dan makmum yang berbeda.

Jika kejenuhan beribadah itu karena faktor yang kedua, maka Bapak harus melakukan evaluasi yang mendalam. Bisa jadi Bapak telah menjalankan ibadah secara keliru, tanpa Bapak sadari. Ada tiga kesalahan orang ketika beribadah, yang kurang disadari.

Pertama, mereka beribadah tapi tidak ikhlas. Di satu sisi mereka beribadah diniatkan karena Allah, tapi di saat yang bersamaan masih terselip niat-niat tertentu yang mengurangi, mengotori, bahkan dapat merusak keikhlasannya.

Kedua, mereka telah beribadah secara ikhlas tapi caranya tidak benar. Allah telah menyempurnakan agama ini dengan metode dan batas-batas yang jelas. Jika manusia tidak puas dengan cara dan metode yang telah diturunkan, lalu memaksakan diri dengan membuat penambahan dan pengurangan, maka sesungguhnya mereka telah membuat penyimpangan yang sangat serius. Para pelaku penyimpangan ini tidak berhak atas pertolongan Allah.

Dalam Islam, tujuan ibadah dan metode yang benar merupakan dua perkara yang tidak bisa dipisahkan. Tidak ada artinya tujuan ibadah jika tidak dijalankan dengan metode atau cara yang benar. Demikian juga sebaliknya. Tujuan dan metode, keduanya harus seiring sejalan.

Ketiga, beribadah secara parsial (sepotong-sepotong). Sebagian Muslim memaknai ibadah itu sebatas salat, puasa, zakat, dan haji. Padahal wilayah ibadah itu sangat luas, sejak manusia bangun sampai tidur lagi, mereka sesungguhnya terikat hukum ibadah. Hanya saja tidak semua ibadah itu diatur dengan prosedur syariat yang ketat.

Mari kita koreksi ibadah kita, mudah-mudahan Allah mencurahkan hidayah-Nya.

Sumber: http://majalah.hidayatullah.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s