Memohon Petunjuk kepada Allah

Orang yang mendapat petunjuk adalah orang yang diberi petunjuk oleh Allah. Orang-orang yang beriman berkata, “Segala puji bagi Allah yang menunjukkan kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk jika Allah tidak memberikan petunjuk kepada kami.” (QS. Al-A’raf: 43)

Allah berfirman, “Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka dia mendapat petunjuk; barangsiapa disesatkan, maka engkau tidak akan mendapatkan seorang pelindung yang membimbing baginya.” (QS. Al-Kahfi: 17)

Allah berfirman dalam hadits qudsi, “Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua tersesat, kecuali orang yang Aku beri petunjuk. Mintalah petunjuk kepada-Ku, niscaya Aku beri petunjuk.” (HR. Muslim)

Nabi Syuaib berkata, “Tidak ada pertolongan (taufiq) melainkan dengan (pertolongan) Allah (QS. Hud: 88)

Allah berfirman, “Bersabarlah, (ya Muhammad). Dan tanda kesabaranmu melainkan dengan pertolongan Allah.” (QS. An-Nahl: 127)

Allah berfirman, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” (QS. Ibrahim: 27) Firman Allah pula, “Dan jika kami tidak memperkuat hatimu, niscaya engkau hampir condong sedikit kepada mereka.” (QS. Al-Isra: 74)

Seluruh nikmat dari Allah, “Setiap nikmat yang ada padamu dari Allah lah (datangnya).” (QS. An-Nahl: 127)

Akhlak yang baik merupakan anugerah Allah. Nabi SAW bersabda, “Ya Allah, berilah aku petunjuk kepada akhlak yang baik. Tidak ada yang memberi petunjuk kepada khlak yang baik, kecuali Engkau. Singkirkanlah keburukan akhlak dariku. Tidak ada yang bisa menyingkirkannya, kecuali Engkau.” (HR. Muslim)

Nabi SAW berdoa, “Ya Allah, hindarkanlah aku dari akhlak yang buruk, pekerjaan yang buruk, nafsu yang buruk dan penyakit.” (HR. Thabrani dan Hakim)

Dalam riwayat yang lain, “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari keburukan budi pekerti, keburukan perbuatan dan keburukan nafsu.” (HR. Tirmidzi)

Doa Nabi SAW., “Ya Allah, sebagaimana Engkau membaguskan rupaku, maka baguskanlah budi pekertiku.” (HR. Ahmad)

Maka dari itu, wahai hamba Allah, memohonlah agar Allah memberi petunjuk kebaikan kepadamu dalam bergaul dengan kaum mukminin, dan agar manusia mencintaimu. Allah SWT berfirman tentang Nabi Musa as., “Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari Aku.” (QS. Thaha: 39)

Mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaiki budi pekertimu, menunjukkan kebenaran dan melimpahkan kecerdasan.

Berapa banyak ucapan yang terlontar darimu yang Allah jadikan sebagai pendamai dianatara kaum muslimin. Berapa banyak kata yang terucap yang menyebabkan terputusnya persaudaraan dan rusaknya hubungan saudara. Berhati-hatilah dan mohonlah akan petunjuk dan hidayah.

die *Fikih Akhlak*
Musthafa Al-‘Adawi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s